sudah menjadi tabiat saya, setelah berkonsultasi memang bawaanya jadi merasa melankolis sekaligus ada bara api meluap2 untuk segera menyelesaikan penelitian (tetapi ya tergantung juga sih, kalau habis disemprot ya jadi galau). Hari ini saya berkonsultasi bersama kedua teman saya yang penelitianya proyek bersama beliau. terlihat begitu kontras ketika dosen saya membahas materi saya dan teman saya. beliau terlihat antusias ketika membahas proyek penelitian beliau dengan teman saya,karena beliau habis dari Australia untuk mendalami materi tersebut, sementara ketika membahas penelitian saya, beliau datar-datar saja. tapi disini saya memahami dan memaklumi beliau. orang kalau sudah senang dan sudah tertarik dengan sesuatu yang pas dihatinya, pasti mereka akan sangat antusias untuk membicarakanya. nggak usah jauh-jauh,contoh saja kalau ada orang yang ngomongin orang yang kita suka, biasanya kita akan merasa antusias. entah itu terwujud dalam ekspresi atau hanya terpendam dalam hati (cieee hmmm).
kembali ke pelajaran yang saya dapat. jadi teman saya tadi itu sudah dikejar-kejar supaya segera ujian proposal. dalam hati sebenarnya saya juga punya keinginan sama. tetapi ketika dalam perjalan pulang, sambil merenung hati ini bilang. yaa allah saya juga ingin segera ujian dan segera menyelesaikan penelitian saya ya allah. dari kata hati kecil itu saya menelaah sumber dari ucapan itu. Ya semua itu bersumber dari ketika saya pernah bilang pada kedua orang tua saya bahwa saya akan lulus tepat waktu. sampai-sampai wajah beliau terlihat lega sekali mendengar kata-kata itu. berawal dari situlah saya berkesimpulan. Saya ingin segera menyelesaikan penelitian saya karenasaya punya niat untuk membuat kedua orang tua saya bangga, maka saya harus berusaha bekerja keras melalu proses itu supaya niat saya terwujud.
bahkan didalam keluarga saya, tertanam sekali bahwa segala sesuatu itu berlandaskan niat. dan sesuatu yang sudah diniatkan harus dijalankan. dan semua akan berjalan sesuai dengan apa yang kita niatkan. segala sesuatu yang terjadi, kalau itu sudah menjadi kenyataan, semuanya dikembalikan lagi ke niat kita. Maka dari itu, dalam keluarga saya, tidak pernah ada penyesalan. karena semuanya sudah berlandaskan niat. apapun hasilnya, jika niat kita baik, insyaallah walupun dalam kenyataanya kurang baik, tetapi paling tidak kita sudah mendapat kebaikan dimata ALLAH SWT.
Dan hari ini saya berniat. saya akan berusaha untuk menyelesaikan study tepat waktu, karena saya ingin membuat kedua orang tua saya, dan kedua kakak saya bangga. dan dari sinilah tercipta sebuah kalimat
"katanya semua itu berawal dari niat. Kalau niat kita baik, Insyaallah akan dimudahkan. Percaya itu. Makanya setiap berbuat, bertindak, dan ber-apapun berusahalah untuk dilandasi dengan niat yang baik. dan senantianya berdoa supaya selalu diberi kemudahan:)"
0 komentar:
Posting Komentar