Me Is My Self

tak ada keadaan yang lebih baik kecuali menjadi diri sendiri

- See more at: http://www.tutorial89.com/2014/08/cara-mudah-membuat-tombol-share-di.html#sthash.x3NNs3WP.dpuf

Writing is Everything

“Life is Like a Cup Of Coffee”

Minggu, 28 Februari 2016


Life is Like a Cup Of Coffee” adalah salah satu quotes favorit saya. quotes ini saya tonton dari chanel youtube sekitar 4 tahun yang lalu, ketika saya sedang mencari video inspirasi. Pertama kali melihat video inspirasi ini saya merinding dan langsung ngena sekali dihati. Jika dilihat dari historinya, video ini diunggah sekitar tujuh tahun yang lalu dan saat ini telah banyak versinya, tapi tetep, video favorit saya adalah yang versi pertama karena background musicnya juga bikin merinding.
Saya setuju sekali dengan ungkapan dan filososfi dari sebuah kopi dalam video tersebut. dalam video inspirasional itu diceritakan bahwa seorang professor yang memberikan nasehat kepada para alumninya melalui perumpamaan sebuah kopi. Si professor menghidangkan kopi dalam berbagai cup dan meminta tamunya itu untuk mengambil kopi2 yang dihidangkan tersebut, dan kemudian memberikan penjelasan ungkapanya. Yang saya tangkap dari cerita itu adalah bahwa hidup itu ibarat secangkir kopi.
Menikmati hidup sama halnya dengan menikmati kopi Inti dari hidup sebenarnya adalah pada kopi, bukan pada cupnya. Akan tetapi kebanyakan orang lebih mementingkan cup daripada kopi itu sendiri. Rata-rata mereka memilih kopi dengan melihat sudut pandang dari cup kopi tersebut, yang padahal cup itu sama sekali idak mempengaruhi rasa dari kopi tersebut. sama halnya dengan cup, uang,harta,kekayaan, semua adalah tools, sementara initi dari kebahagiaan itu ada di hidup yang harus kita nikmati. Terkadang orang menginginkan yang terbaik bagi dirinya sendiri, tanpa mereka tahu apa yang seharusnya baik bagi mereka.
Banyak orang yang masih beranggapan bahwa mereka akan bahagia menikmati hidup, manakala mereka memiliki semua tools untuk hidupnya. Mereka sibuk dengan rutinitasnya membunuh waktu demi meraih tools-tools itu. Yang padahal inti dari hidup itu sendiri bukan terletak pada tools tersebut,tetapi pada kebahagiaan hidup itu sendiri yang harus dinikmati.
Memang akan terasa berbeda orang minum kopi dengan gelas plastik dibandingkan ia yang menggunakan gelas porselin atau crystal. Tetapi sekali lagi, itu hanya kesan, dan hal itu tidak akan merubah rasa dari kopi itu sendiri. Memang, ada banyak cara orang menikmati hidup, seperti halnya cara-cara orang menikmati kopi. Tetapi perlu diingat, bahwa inti dari kita semua adalah kebahagian seperti halnya kopi. Tak perlu berkecil hati atau minder apabila kita hanya memiliki cup plastik atau kertas, karena bukan cup crystal atau perselin juga yang akan membuat kita bahagia, tetapi kopi itu sendirilah yang akan membuat kita bahagia.
Memiliki hidup ibarat memiliki kopi. Dan satu hal yang perlu diketahui bahwa semua orang mempunyai kesempatan yang sama dengan inti dan tujuan yang sama untuk menikmati apa yang ada didalam cup, yaitu kopi.
Ada satu hal lagi, kopi yang dibicarakan disini adalah kopi original yang dibuat dari biji kopi pilihan ya, bukan kopi yang sudah dicampur sianida. Karena apapun bentuk dan model cupnya kalau kopinya sudah dicampur sianida itu juga akan mempengaruhi rasa dari kopinya tersebut. so life is like a cup of coffe,, but, without sianida.
Video inspirasional yang saya ceritakan bisa dilihat melalui link https://www.youtube.com/watch?v=U3NgzQ9Pcsg
 

0 komentar:

Posting Komentar